[Bab Duabelas] Indonesia Lolos ke Piala Asia 2018 UEA

Inbox_  Inbox-11

 

Dalam rangka untuk lolos ke Piala Asia 2018, Indonesia harus berhasil memaksimalkan poin saat melawan Myanmar dan India, sehingga pertandingan terakhir melawan tim kuat Korea Utara yang pada pertemuan pertama Indonesia kalah 2-1 tidak terlalu bermasalah.

 

Untuk mempersiapkan secara matang, BTN pun telah merilis 23 pemain yang akan menghadapi dua pertandingan tersebut, adapun ke-23 nama yang dipanggil untuk membela Timnas Myanmar, antara lain:

 

Kiper: Kurnia Meiga, Sphamandla Ntombela, Dian Agus Prasetyo.

Bek: Victor Igbonefo, Achmad Jufriayanto, Bhio Paulin, Ruben Sanadi, Tobias Waisapy, 

Tengah: Arthur Kurniawan, kim Jeffrey Kurniawan, Manahati Lestusen, Stefano Lilipaly, Stanley Mailoa, Lorenzo pace, Slamet Purwoko, Leroy Resodihardjo, Hendro Siswanto, Tony Sucipto, Andik Vermansyah, Ruben Wuarbanaran.

Depan: Boaz, Titus Bonai, Ferdinand Sinaga

 

Dua nama baru penghuni skuat Timnas Indonesia adalah Sphamandla Ntombela, kiper Persebaya Surabaya asal Afrika Selatan dan Ruben Wuarbanaran, pemain tengah Barito Putera asal Belanda.

 

Ruben Wuarbanaran_ Overview ProfileSphamandla Ntombela_

 

Pertandingan melawan Myanmar dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2018 cukup membuat Indonesia kelabakan. Di babak pertama pemain Myanmar mendominasi. Di pertandingan ini, Ruben Wuarbanaran berhasil membuat caps pertama bagi Timnas Indonesia.

 

Akhirnya baru pada babak kedua, kedua tim dapat bemain imbang. Indonesia unggul terlebih dahulu lewat gol dari Hendro Siswanto di menitke-50. Sayangnya Myanmar dapat menyamakan kedudukan pada menit ke-78 dan pertandingan berakhir menjadi 1-1. Meski begitu, Indonesia masih berada di peringkat pertama di grup C.

 

Pertandingan selanjutnya adalah melawan India. Setelah tampil membosankan saat melawan Myanmar, Indonesia dituntut untuk menang guna menjaga peluang untuk lolos ke Piala Asia 2018. Oleh sebab itu, BTN pun kembali merubah susunan pemain yang dipanggil ke TImnas Indonesia. Adapun daftar skuat Indonesia pada pertandingan melawan India adalah:

 

Kiper: Wahyu Tri Nugroho, Sphamandla Ntombela, Dian Agus Prasetyo.

Bek: A. Rahman Lestaluhu, Diego Michels,Vendry Mofu, Bhio Paulin, Bobby Satria, Tobias Waisapy,

Tengah: Arif Ferdiansyah, Arthur Kurniawan, kim Jeffrey Kurniawan, Manahati Lestusen, Stefano Lilipaly, Stanley Mailoa, Lorenzo pace, Leroy Resodihardjo (Digantikan Boaz, karena cedera) , Usep Rosid, Hendro Siswanto, Tony Sucipto, Andik Vermansyah, Zulham Zamrun.

Depan:  Ferdinand Sinaga.

 

Arif Ferdiansyah, Bobby Satria dan A. Rahman Lestaluhu dipanggil sebagai ajang debut mereka. Sedangkan Zulham Zamrun, Diego Michels dan usep Rosid yang sebelumnya merupakan langganan Timnas Indonesia kembali dipanggil.

 

A. Rahman Lestaluhu_Arif Ferdiansyah_Bobby Satria_

 

Berhadapan dengan India menjadi satu-satunya cara agar Indonesia lolos ke Piala Asia 2018, terlebih kali ini, India yang bertandang ke Indonesia. Indonesia harus memaksimalkan peluang agar tak harus melakukan pertandingan menentukan melawan Korea Utara nantinya.

 

Akhirnya pertandingan pun dimulai. India kali ini bukanlah timnas sembarangan, sebab dalam skuadnya ada beberapa pemain naturalisasi yang bermain. Meski begitu, skuat Garuda Indonesia tetap menggelorakan semangat untuk menang.

 

Usep Rosid, pemain muda berbakat Indonesia yang tengah naik daun kini, berhasil mencetak gol pertama dalam pertandingan tersebut pada menit ke-45 dan membuat Indonesia unggul 1-0 atas India. Dan akhirnya Indonesia berhasil lolos ke Piala Asia setelah Andik Vermasnyah menggenapkan kedudukan menjadi 2-0 atas India. Akhirnya, setelah sekian lama, Timnas Indonesia kembali berhasil masuk ke Piala Asia kembali setelah terakhir Indonesia melalukan hal tersebut pada tahun 2011 lalu.

 

Schedule_  Main Fixtures

 

hasil ini pun mendapatkan apresiasi yang  tinggi dari kalangan pecinta sepak bola nasional. Mereka berharap agar pelatih Timnas Indonesia saat ini, Handy Fernandy untuk terus menukangi Timnas Indonesia, kendati sudah banyak klub yang menawarinya pekerjaan.

 

***

 

Euforia pun juga dirasakan oleh klub-klub yang berlaga di liga-liga Indonesia. Tahun ini, Persija Jakarta berhasil menunjukan dominasinya sebagai tim terkuat di Indonesia. Tim asuhan Wewengkang ini, berhasil menjuarai ISL musim 2017/2018 dan Piala Indonesia 2017/2018.

 

Persija berhasil juara dengan poin 68, hasil dari 19 kali menang, 11 kali imbang dan 4 kali kalah. Sedangkan diperingkat kedua sampai keempat diisi berturut-turut oleh Sriwijaya FC, Persipura dan Persib.

 

QNB penghargaan

 

Ronald Hikspoors dari Persija berhasil keluar sebagai top skor dengan torehan gol sebanyak 21 gol dari 30 laga. Ditempat kedua ada Airlangga Sucipto yang berhasil mencetak 19 gol dan terakhir, ketiga diraih oleh Spaso dengan 14 gol. Pemain terbaik ISL musim 2017/2018 jatuh ketangan Bayu Gatra dan pemain muda terbaik direbut oleh Lorenzo Pace.

 

QNB League_ Awards Award Winners-2QNB League_ Awards Award Winners-3QNB League_ Awards Award Winners-4

QNB League_ Awards Award Winners

 

hal unik terjadi di Piala Indonesia, dimana Persija yang notabene juara satu ISL melawan Sriwijaya yang merupakan juara kedua ISL. Di pertandingan tersebut, Sriwijaya menyerah 3-1 atas Persija dan membuat Persija meraih double, yakni ISL dan Piala Liga. Pemain asal Persija, Edeh Chidi menjadi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, yakni berhasil mencetak 14 gol dari 10 laga.

 

Piala Indonesia_ Awards Award WinnersPiala Indonesia_ Awards Award Winners-2

 

***

Saat ini Timnas Indonesia masih stabil berada di posisi ke 107 atau turun delapan peringkat dari sebelumnya, meski begitu PSSI tetap mengapresisasi kestabilan Timnas Indonesia. Untuk tahun ini, Indonesia, khususnya Timnas U-23, akan menghadapi Asean Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia. Untuk memperkuat kepelatihan, Indonesia berhasil mengontrak pelatih baru, yakni Saifudin untuk mengisi kekosongan pelatih yang pensiun.

 

Syaifudin_

 

 

pada turnamen Asian Games nanti, Indonesia tergabung dalam grup E bersama Pilipina, Turkmenistan dan UEA. Mampukah Timnas Indonesia U-23 juara dalam turnamen tersebut? Nantikan kisah selanjutnya

2 Comments

  1. gan mau nanya, Emil Audero, kiper Indonesia yg di Juve di FM 16 mau dipanggil timnas ga nih?

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post